MADANIA CENTER BABEL — Tak disangka dan waktu singkat, Gubernur Bangka Belitung, Dr.(HC) Hidayat Arsani Memutuskan untuk berkunjung ke Masjid Ss-Salaam KaCe Mendo Barat Bangka sebagai salah satu desa di wilayah kepemimpinannya. Tidak sekedar berkunjung, tapi kepala daerah tersebut serahkan langsung sebuah mobil ambulans untuk masjid tersebut.
Masjid yang digagas oleh beberapa tokoh pembaharu di Desa Kace, dan awalnya diketuai oleh H.Djawarno mengalami perkembangan cukup signifikan walaupun ada pihak tertentu yang kurang setuju niat dan gagasan pendiriannya. Tanpa tendensi pastinya, karena dari hari ke hari satu masjid di desa tersebut tidak mampu menampung jama’ah shalat Jum’at.

Bayangkan penduduk Desa Kace saat ini lebih dari 5 ribu jiwa. Anggap saja usia laku-laki baligh untuk syarat jum’atan diatas angka 2 ribu orang. Selain itu sebagian tokoh di Desa tersebut menginginkan perubahan dan kemajuan dalam bidang pendidikan dan keagamaan ( keislaman, maka salah satunya melalui penguatan manajemen masjid. Kata Rusydi Sulaiman, desa ini harus berubah menjadi Kawasan Cendekia (KaCe) apalagi didalamnya terdapat beberapa sentra pendidikan, seperti Pondok Modern Darul Abror, Madania Center dan beberapa majelis.
Maka sebagai salah satu penasehat Masjid as-Salaam dan juga Direktur Madania Center Bangka Belitung, Rusydi Sulaiman memberi apresiasi dan berterima kasih atas kunjungan gubernur. Dalam acara seremonial penyerahan mobil ambulans, Guru Besar tersebut memberikan buku Sejarah masjid Agung Sungailiat terbitan MCpress, sambil berharap desa ini diprioritaskan dalam beberapa program pengembangan desa dalam wilayah teritori Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Alhamdulillah keesokan harinya Hidayat Arsani kirim 250 kantong beras, diinfakkan untuk para mustahiq di Desa Kace. Kunjungan gubernur kali ini memiliki nuansa baru. Wassalam.





