Kemuja: Serambi Makkah untuk Peradaban Dunia

Rp180.000

Stok 1000

SKU : 1000 Kategori : Tag :

Deskripsi

Judul Buku : KEMUJA: “Serambi Makkah untuk Peradaban Dunia”

Tempat dan penerbit      : Bangka, Madania Center Press,

Cetakan                             : Oktober 2022

Halaman buku                       : xxix +517hlm

Kata Pengantar                   : 1) Mulkan, S.H., M,H. (Bupati Bangka Periode 2018-2023) M. Istohari (Kepala Desa Kemuja, Kec. Mendobarat, Kab. BangkaPeriode 2021-2027)

Prolog                                    : Prof. Dr. Zulkifli, M.A., (Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Penulis Inti                          : Dr. Rusydi Sulaiman,M.Ag., Dr.Kartika Sari, M.Pd.I.,

     Dr. Lukman,MA.Pd., Muhammad Insan Jauhari, M.Pd.I

Penulis Refleksi                  : Misbahul Munir, M. Hum., Mursyidul Wildan, M.H., Dr. Subri Hasan, M. Ag., Ali Usman, Prof. Dr. H. Rohimin, M.A.g., Dr. H. Ahmad Izzan Zahrian, M.Ag., Nurul Qomariyah, M.Pd., Safril, M.Sos., Dr.Wulpiah, M.Ag., Amrullah, M.S.I.

Editor                                     : Pebri Yanasari, M.A. Endang Kusniati, M.A.

Penggali Data                      : Ernia Safitri, M.Ag., Rita Umami, M.pd., Ely Rahmawati,

  M.Pd.

Dokumentasi                       : Putri Rizki Amalia, S. P., dan Mardani Khotib

Layout                                   : Divisi MC Press dan MJ. Miqdad

Design Cover                        : Ade Eva Suryani, A.Md. Ds.

ISBN                                       : sedang dalam proses

Dicetak Oleh                                    : Zamba Printing

Tentang buku/deskripsi      : Alasan yang lebih spesifik kehadiran buku berjudul “Kemuja: Serambi Makkah untuk Peradaban Dunia” adalah  kedalaman  sejarah dan dinamika kehidupan di Desa Kemuja sepanjang sejarah. Desa tersebut  disimpulkan melebihi beberapa kampung di sekitarnya bahkan kampung-kampung di Pulau Bangka dan juga Pulau Belitung. Kemuja atau lebih familiar disebut Kemuje—logat Melayu Bangka adalah kampung tua berasal dari beberapa bukit; Lukok, Bumang, Sirem, Jeruk, Baturusa, Sundai, Tungkai, Rage’ dan Kampung Jurong. Bukit dimaksud sama halnya kampung  menjadi kelekak karena ditinggalkan komunitasnya, ditanami pohon keras dan pastinya dibuat kebun di dalamnya. Sebuah sumber menegaskan bahwa  Kemudian secara bertahap Kemuja terbagi menjadi beberapa bagian kampung hingga sekarang. Kedalaman sejarahnya mengindikan bahwa  Kemuja dapat diklasifikasi menjadi tiga periode, yaitu  Kemuja Kuno, Kemuja Pertengahan dan Kemuja Modern.

Kemuja yang selalu saja mendapat stigma,”konservatif”  dari pihak tertentu karena prilaku dan pemahaman tertentu dalam beragama sesungguhnya memiliki kelebihan dan karakteristik tertentu, terbukti Kemuja melahirkan orang-orang besar baik dibidang agama, akademis, juga di bidang ekonomi—sebuah prestasi dalam sejarah Pulau Bangka bahkan di tingkat yang lebih luas. Diakui bahwa Urang Kemuje menyentuhkan nuansa tersendiri dan terkadang menimbulkan sikap iri bagi masyarakat di sekitarnya. Pasti Urang Kemuje, maka sejarah Desa Kemuja ditulis untuk diketahui dan menjadi pijakan sejarah tertentu.

Informasi Tambahan

Berat 500 g
Dimensi 14 × 21 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Kemuja: Serambi Makkah untuk Peradaban Dunia”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Rekomendasi Produk Lainnya :