MADANIA CENTER BABEL — Komandan Korem (Danrem) 045/ Garuda Jaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi, S.E., M.H., M.I.Pol melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Majelis Ulama Indonesia Bangka Belitung, di Gerunggang, Pangkalpinang, Rabu (25/2/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung Ketua Umum MUI Babel Prof. Dr. H. Hatamar, M.Ag., bersama jajaran pengurus, di antaranya Sekretaris Umum Drs. Hasan Rumata, Wakil Ketua Umum Drs. Ahmad Luthfi, Dr. H. Suparta, M.Ag., Prof. Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag., Wakil Bendahara Hj. Rokiah, S.Ag., serta Direktur LPPOM MUI Muhammad Ihsan, M.S.I.

Dalam pertemuan tersebut, Danrem menyampaikan maksud kunjungannya sebagai bentuk silaturahmi sekaligus membuka ruang kolaborasi antara Korem Garuda Jaya dan MUI Bangka Belitung.
Ia menyinggung pentingnya sinergi dalam menjaga pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sejalan dengan berbagai program strategis pemerintah pusat. Menurutnya, peran tokoh agama dan lembaga keagamaan sangat penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan ideologi masyarakat.

“Korem dan MUI Bangka Belitung perlu bekerja sama dalam beberapa program strategis,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum MUI Babel, Prof Hatamar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Danrem dan menegaskan bahwa MUI sebagai mitra pemerintah (Shadiiqul-Hukuumah) terbuka untuk membangun kerja sama dengan berbagai pihak.
“MUI Bangka Belitung siap bermitra dengan pihak manapun, khususnya Korem Garuda Jaya, demi kepentingan umat dan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua MUI Babel Bidang Fatwa yang juga Direktur Madania Center, Rusydi Sulaiman menyebutkan bahwa banyak ruang kolaborasi yang dapat dijajaki antara kedua lembaga.
“Banyak hal yang dapat dikerjasamakan, baik dalam penguatan nilai kebangsaan, literasi keagamaan, maupun pembinaan masyarakat,” ujarnya.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan harapan adanya tindak lanjut konkret dari kedua belah pihak.
Sinergi antara unsur pertahanan dan lembaga keagamaan dinilai penting untuk menjaga stabilitas serta membangun masa depan Kepulauan Bangka Belitung yang lebih baik. (*)





