BERKUNJUNG KE UNIVERSITAS NURUL JADID, Rusydi Sulaiman: Perguruan Tinggi Swasta Perlu Dijadikan Rujukan

Bagikan

MADANIA CENTER — Program kerjasama antar perguruan tinggi seringkali diselenggarakan antar PTKIN, jarang sekali melibatkan perguruan tinggi swasta, padahal begitu banyak jumlah pihak swasta yang jauh lebih maju dan lebih berkualitas. Satu perguruan tinggi besar dengan jumlah mahasiswa cukup signifikan di negeri ini adalah UNUJA (Universitas Nurul Jadid) Paiton Probolinggo Jawa Timur.

Atas dasar itu, Rusydi Sulaiman, Guru Besar dalam Kepakaran Bidang Pengkajian Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, didampingi Gustin, Kaprodi Komunikasi dan Penyiaran Islam FDKI IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Selain kegiatan penelitian, tujuannya adalah berbagi pengalaman dalam konteks pengelolaan perguruan tinggi kedepan.

Alhamdulillah kunjungan di Hari Kamis, 11 Juni 2026, disambut oleh Rektor UNUJA, Dr.KH.Najiburrahman Wahid ,MPd. di ruang kerjanya. Banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut.diantaranya pengelolaan jurnal ilmiah; langkah strategis pengembangan lembaga pendidikan dan lain-lain. Selanjutnya, jam 10.20 wib. Kedua peneliti tersebut berkunjung ke Direktur Program Pascasarjana, Dr.H.Akmal Mundiri, M.Pd. dan beberapa dosen. Rusydi Sulaiman juga dilibatkan dalam proses penyusunan kurikulum dan terjadwal mengampu matakuliah di Program Doktoral ( Studi Islam). di universitas tersebut.

UNUJA berlokasi di lingkungan pesantren. UNUJA berawal dari kelembagaan PTID ( Perguruan Tinggi Ilmu Dakwah, 1976), lalu Fakultas Syari’ah dan Fakultas Tarbiyah. Berikutnya beberapa penambahan program studi termasuk Program Pascasarjana dan STIKMI (Sekolah Tinggi Ilmu Komputer dan Manajemen Informatika) serta lainnya hingga bertransformasi ke universitas. Rusydi Sulaiman yang juga Direktur Madania Center memiliki pengalaman di Nurul Jadid Paiton Probolinggo Jawa Timur, selain sebagai guru di beberapa lembaga formal dan mengelola lembaga di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Jadid, juga diangkat sebagai dosen yayasan sejak akhir tahun 1991.

Dalam hal penelitian, Gustin, anggota peneliti sempatkan interview dengan Dr.KH.Najiburrahman Wahid, M.Pd., Rektor dengan pengalaman studi di Nurul Jadid, UIN Malang, perguruan tinggi di Maroko dan juga pendidikan pesantren tradisional, yaitu Pesantren Lirboyo. Mudah-mudahan senantiasa diberkahi. Wassalam. (*)