MADANIA CENTER — Tepatnya, Sabtu, 19 September 2026, berkumpul ribuan alumni Gontor dari berbagai marhalah termasuk Marhalah atau lulusan tahun 1986 KMI Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur di aula BPPM.
Sebagai alumni 86, Prof.Dr.Rusydi Sulaiman, M.Ag.juga hadir di acara tersebut dan insya akan tinggal beberapa hari di Gontor sambil bergabung di kediaman Kyai Arifin di Rumah Peradaban bersama teman-teman semarhalah tersebut. Selain itu, bersilaturrahim dengan ustadz senior seperti Ust. Dr.Syamsul Hadi Untung, M.A. dan Dr.Mulyono Jamal, M.A. serta lainnya.

Kegiatan pagi itu baru dimulai jam 10.00, diawali lagu Indonesia Raya dan Hymne Oh Pondokku, Kalam ilahi ( Al-Qur’an) dan do’a oleh Dr.Hidayat Nurwahid yang juga alumni Gontor. Selanjutnya beberapa sambutan hingga selesai.
Sambutan pertama disampaikan oleh al-Mukarram KH.Hasan Abdullah Sahal, pimpinan Pondok Modern Gontor. Beliau menyapa presiden RI. dan para hadirin. Tegasnya tentang Desa Gontor, Gontor berasal dari Nggon Kotor. Tempat kotor karena saat itu semua kejahatan ada di desa tersebut. Berkat perjuangan Trimurti, kini menjadi–Gontor Inspirator. Selanjutnya Gontor untuk Indonesia.

Kehadiran Presiden RI. ke pondok merupakan sebuah keberkahan bagi Gontor. Sesepuh tersebut berkata: “bila presiden berhusnudzdzan kepada saya dan Gontor, insya Allah kami juga berhusnudzdzan kepada presiden”.
Lanjutnya, kami membuat sejarah dan tidak melupakan sejarah. Iman, Islam dan Ihsan adalah pijakan pondok kami. Tugas kami adalah memerdekakan bangsa dan membangun peradaban bangsa. 100 tahun cukup panjang, penuh masalah, kesulitan juga kesenangan. Pastinya ada solusi untuk semua. STIR (Sabar, Tawakkal, Ikhlas dan Ridha), tambah Pimpinan Pondok Modern Gontor tersebut.
Berikutnya sambutan mewakili Grand Syeikh Al-Azhar Mesir. Apresiasi kepada President dan juga Gontor atas kepeduliannya terhadap Universitas Al-Azhar disampaikan. Penguatan peradaban di dunia ini menjadi tanggung jawab bersama. Dan adapun Gontor telah buktikan itu, tambah Syeikh tersebut.
Presiden RI., Prabowo Subianto mengawali sambutannya dengan kata syukur kemudian menyapa semua hadirin di acara tersebut, khususnya para menteri, wakil grand Syeikh Al-Azhar, beberapa duta besar, gubernur BI, Badan Wakaf dan pimpinan Pondok Modern Gontor, para ulama dan lain lain.
Tegas Presiden RI.: Kita harus kuat dan bangsa ini harus kuat. Para ulama ,para ustadz dan generasi penerus harus banyak belajar, harus kuat dan harus menang. Bila kita lemah, kita tidak bisa membantu.
Nampaknya Prabowo Subianto senang saat hadir di Gontor, terbukti presiden tersebut beri sambutan cukup panjang dan rileks. Poin-poin dalam Panca Jiwa dan Motto pondok modern itu pun menjadi pijakan muatan sambutannya, tegas Guru Besar & Direktur Madania Center tersebut. Intinya Prabowo cukup semangat dan berapi-api. Selain itu membagikan sebuah buku, berjudul: “Prabowo Solusi” terkait capaian kinerja di hampir dua tahun masa jabatan presiden. Sebelumnya Pimpinan Pondok Modern Gontor tersebut awali berikan buku,”Gontor untuk Indonesia” dan Mushhaf Al-Qur’an Versi Gontor. Wassalam. (*)




