MADANIA CENTER BABEL — Ketika peradaban identik dengan kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, maka literasi adalah bekal yang harus diperkuat bagi generasi muda agar mereka mampu bertahan dan mampu mengimbangi dinamika peradaban tersebut.
Setidaknya literasi baca-tulis untuk mengentas kejumudan berpikir yang kenyataannya menjadi hambatan. Madania Center Bangka Belitung yang kansern terhadap literasi, tak henti-hentinya bergerak mensosialisasikannya kepada masyarakat di kepulauan ini. Kepala daerah adalah salah satu pihak yang diajak kerjasama perihal tersebut. Pastinya langkah tersebut tidaklah mudah apalagi makhluk literasi yang dibincangkan.

Pada hari ini, Senin, 10 Nopember 2025, seiring dengan semangat Hari Pahlawan, Direktur Madania Center, Prof Dr.Rusydi Sulaiman, M.Ag. bersama Ketua Divisi Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Endang Kusniati, M.A. bersilaturrahim ke Bupati Bangka Tengah, Al-Gafry Rahman, S.T., M.Pd. di ruang kerjanya di Koba, Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sampaikan gagasan penulisan biografi tokoh lokal, khususnya Bangka Tengah.
Maksudnya menurut Guru Besar tersebut yang juga Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, bahwa tokoh-tokoh dimaksud adalah mereka yang dalam hidupnya telah berkontribusi terhadap Bangka Tengah, apakah tokoh setempat atau pendatang yang menetap dan berkontribusi. Boleh juga orang Bangka Tengah yang berada diluar Bangka Tengah, tapi faktanya ia berperan besar terhadap sejarah daerah tersebut.
Gagasan yang sempat juga dibahas sebelumnya dengan Sekretaris Daerah, Ahmad Syarifullah Nizam, S.E., M.AP. Alhamdulillah disambut baik oleh Bupati tersebut. Ia pun menyarankan beberapa nama diusulkan untuk ditulis. Lanjutnya, nama-nama yang sudah ada juga perlu dipertimbangkan apakah mereka benperan atau sebaliknya. Rusydi Sulaiman senang dan mengapresiasi sikap tersebut. Literasi mesti diperkuat sebagai pijakan bagi generasi muda. Bila mereka kompeten dalam berliterasi, maka mereka pasti bertahan di era milenial saat ini.
Usai pertemuan singkat tersebut, Rusydi Sulaiman dan Endang Kusniati yang didampingi Muhajir menuju ( on the way) ke Toboali Bangka Selatan untuk kegiatan yang sama. Semangat berliterasi diharapkan mendapat dukungan Pemerintah Daerah untuk tujuan penguatan peradaban di kepulauan ini, Negeri Laskar Pelangi. Wassalam. (*)





