Perkuat Pendidikan di Bangka Belitung, Madania Center Siap Berkolaborasi dengan DPD RI

Bagikan

MADANIA CENTER BABEL — Madania Center Bangka Belitung menyatakan siap untuk berkolaborasi dengan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi di bidang pendidikan.

Kesiapan tersebut disampaikan Direktur Madania Center Bangka Belitung, Prof.Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag sebagai bentuk kontribusi lembaga dalam penguatan kebijakan pendidikan nasional, khususnya terkait Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) pasca restrukturisasi kelembagaan yang kini terbagi ke dalam tiga kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, serta Kementerian Agama RI.

Rusydi yang juga Guru Besar Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN SAS Bangka Belitung itu mengatakan, kolaborasi ini akan difokuskan pada pengkajian dan perumusan aspirasi strategis terkait pendidikan, termasuk pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

Beberapa isu utama yang akan dikaji antara lain kebutuhan regulasi baru untuk pembaruan pendidikan, efektivitas kebijakan pemerintah termasuk dukungan pendanaan, serta berbagai persoalan yang masih dihadapi di lapangan.

“Pertama, peraturan berupa UU dan lainnya tentang pendidikan. Perlukah peraturan lain yang melegitimasi untuk pembaharuan pendidikan?. Kedua, sejauh mana kebijakan pemerintah terkait pendidikan termasuk finansial. Adakah hal-hal lain yang belum terealisasi, dan apa masalahnya? Ketiga, yang terjadi di lapangan, dan apa yg perlu diperbaharui?,” kata Rusydi, Kamis (25/12/2025) malam.

Ia menambahkan, proses kerja sama tersebut akan dilakukan secara sistematis melalui sejumlah tahapan, mulai dari identifikasi masalah pokok, pemetaan persoalan, konseptualisasi solusi, perhitungan biaya kegiatan, hingga pelibatan para pakar di bidang pendidikan.

Selanjutnya, hasil kajian akan dibahas melalui Focus Group Discussion (FGD) untuk kemudian dirumuskan menjadi rekomendasi yang akan disampaikan kepada DPD RI.

Sementara itu, anggota DPD RI Dapil Bangka Belitung, Ustadz. H. Zuhri Muhammad Syazali, LC.MA menilai keterlibatan Madania Center merupakan langkah tepat sebagai upaya pemerintah menggandeng organisasi non-pemerintah (NGO) yang kredibel dan berpengalaman di bidang pendidikan.

Menurutnya, Madania Center tidak hanya bergerak di bidang penerbitan buku, tetapi juga memiliki kapasitas untuk terlibat dalam berbagai ranah strategis, termasuk kajian kebijakan dan penguatan pendidikan nasional.

“Madania Center dinilai layak menjadi mitra strategis karena memiliki kompetensi dan pengalaman. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang substantif untuk perbaikan sistem pendidikan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan aspirasi masyarakat Bangka Belitung di bidang pendidikan dapat terakomodasi secara lebih komprehensif dan menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan di tingkat nasional. (*)