Rapat Re-Akreditasi FDKI IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung di Area Bumang (Abaymen) Kemuja Bangka, Rusydi Sulaiman Berharap Tim Re-Akreditasi Tetap Energik

Bagikan

MADANIA CENTER BABEL — Memilih perguruan tinggi untuk lanjutkan studi pastinya tidak asal pilih, pastikan grade akreditasinya, apakah cukup/ baik, baik sekali atau unggul selain aspek  -aspek lain yang disyaratkan. Suasana akademis atau tidak akademis  sebuah perguruan tinggi juga perlu dipertimbangkan.

Sebagai satu-datunya PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) di Kepulauan Bangka Belitung, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddilk Bangka Belitung sudah cukup lama berkiprah , dan saat ini berikhtiar ke arah yang lebih baik. Alhamdullah APT-nya baru saja  bernilai baik sekali dan satu pogram studi, yaitu PAI (Pendidikan Agama Islam). Beberapa program studi lain yang berada dibawah tiga fakultas dan saru program Pascasarjana sedang berproses.

Dalam waktu dekat, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam FDKI akan dijadwalkan Assessment Lapangan (AL), menyusul Jurnalistik Islam, Bimbingan Konseling Islam, dan Psikologi Islam. Masing-masing sedang siapkan dokumen dan kelengkapan terkait.

Dalam rangka kesiapan re-akreditasi tersebut dan untuk tujuan penyegaran dalam bekerja, FDKI adakan rapat bersama; tim re-akreditasi  program studi. Hadir Dekan dan Wakil Dekan dan beberapa dosen, CPNS Dosen  dan staf di area Bumang Kemuja Bangka, kediaman Hasbullah pada Hari Selasa, 16 September 2025, jam 09.00 hingga selesai. Bumang yang dalam Bahasa Spanyol, disebut Abaymen adalah kampung tua jauh sebelum kemunculan Kemuja. Saat ini Bumang menjadi bagian dari Desa Kemuja Mendobarat Bangka. Saat ini kawasan tersebut menjadi sangat strategis dan menyenangkan, maka terpilih untuk bermusyawarah.

Rusydi Sulaiman, Dekan FDKI memberikan pengarahan terkait langkah strategis penguatan kelembagaan fakultas; kesiapan psikologis tim dalam bekerja, pemenuhan dokumen dan sarana prasarana fakultas. Menurutnya, suasana seperti ini juga perlu sekali waktu agar tidak jenuh dalam bekerja.

Alhamdulillah kegiatan di Hari Selasa tersebut berjalan lancar, lalu makan siang bersama. Wassalam. (*)