MADANIA CENTER BABEL — Tidak satu pun desa atau kampung mayoritas muslim di Pulau Bangka yang tidak merayakan Maulidun-Nabiy walaupun dengan cara berbeda. Non-muslim pun tergiring ke suasana tersebut, bahkan mereka berkunjung ke desa atau kampung; bertandang, ikut meramaikan suasana tersebut.
Walaupun hari kelahiran Rasulullah ( Maulidun-Nabiy) bertepatan dengan Hari Jum’at, 12 Rabi’ul Awwal 1447 H/ 5 September 2025, sebagian kampung merayakannya di hari Sabtu bahkan Ahad. Bisa jadi sehari atau malam sebelumnya ( malam 12 Rabi’ul-Awwal atau 11 Rabi’ul-Awwal). Begitu juga di Masjid Al-Bayyinah Kecamatan Kelapa Bangka Barat Prov.Kepulauan Bangka Belitung, Maulidun -Nabiy dilaksanakan pada Hari Sabtu, 6 September 2025 M/ 13 Rabi’ul Awwal 1447 H.

Alhamdulillah Rusydi Sulaiman, Direktur Madania Center Bangka Belitung diundang untuk memberikan ceramah malam harinya, ba’da Shalat Isya’ di masjid tersebut. Sebelumnya sempat transit dan makan malam di kediaman H.Pasti, S.Pd tokoh masyarakat setempat, didampingi oleh H.Karim dan beberapa pengurus Masjid Al-Bayyinah tersebut. Cukup banyak jama’ah yang hadir malam itu–tetap di lokasi hingga akhir acara, jam 22.00 wib., dilanjutkan makan bersama ( Tradisi Nganggung); membawa dulang berisi aneka macam makan dan buah-buahan ke masjid, lalu dihidangkan dan makan bersama di teras masjid tersebut.

Acara malam itu diawali dengan sambutan ketua masjid, H.Karim, lalu bershalawat bersama dan ceramah/ taushiyah tentang ketokohan Rasulullah, Nabi Muhammad saw. Menurut Rusydi Sulaiman yang juga Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, sudah sepatutnya kita bershalawat kepada Rasulullah. Ketika manusia bisa mencapai derajat tinggi di sisi Tuhan, Allah Swt., maka Rasulullah memiliki predikat itu bahkan menjadi pribadi yang paling dimuliakan dan paling diberi keutamaan aras para Ulul-Azmi.

Dalam taushiyah yang berdurasi satu jam setengah, Rusydi Sulaiman juga mengurai sejarah ketokohan nabi-nabi tertentu, namun lebih spesifik tentang kepribadian Rasulullah yang lahir tahun 571 M dan wafat 632 M. Nabi Agung tersebut adalah sosok yang melampaui perasaan pengikutnya bahkan umat Islam seluruhnya. Sangat argumentatif bila semangat mengagungkannya begitu tinggi. Allah dan Malaikat bershalawat, dan tak ketinggalan orang-orang yang beriman (QS.Al-Ahzaab(33): 56).
Jama’ah sangat antusias. Hadir juga al-Mukarram, H.Sukirman, mantan Bupati Bangka Barat. Ikut mendampingi, Bang Kamal, Putra dan Ustadz Muhajir Made Ali dan Bang Gustin, M.Pd.. Tak ketinggalan para ibu sekitar lingkungan masjid tersebut. Wassalam. (*)





