MADANIA CENTER BABEL — Masjid adalah tempat ibadah dan berfungsi untuk hal-hal lain terkait dengan ibadah, baik ibadah mahdhah maupun ghairu mahdhah. Pastinya agak kurang tepat bila difungsikan untuk hal-hal selain ibadah. Boleh saja menurut tertentu, apapun bentuknya, yang penting, tujuannya untuk beribadah kepada Allah Swt.
Di Bangka Belitung, masjid juga digunakan untuk PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) termasuk hari kelahiran Rasulullah (Maulidun-Nabiy) dengan beragam bentuk kegiatan, dan juga kegiatan rutin keagamaan.

Pada hari Ahad pagi, 7 September 2025 M/ 14 Rabi’ul Awwal 1447 H. DMI (Dewan Masjid Indonesia) Bangka Belitung fungsikan masjid– laksanakan Sajadah Fajar sekaligus peringati kelahiran Nabi Muhammad Saw. bekerjasama dengan Pengurus Masjid Al-Karomah Pangkalpinang. Dijadwalkanlah Prof.Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag., Direktur Madania Center Bangka Belitung & Dewan Mustasyar DMI Bangka Belitung. sebagai penceramah.
Usai Shalat Shubuh berjama’ah, acara Sajadah Fajar tersebut berlangsung singkat, diawali sambutan ketua Masjid Al-Karomah, H.Rebuan dan sambutan ketua DMI Bangka Belitung, H.M.Rasyid Ridho. Setelah itu acara inti, ceramah atau taushiyah Dewan Mustasyar tersebut.

Ketua Masjid Al-Karomah intinya berterima kasih dan berikan apresiasi atas kunjungan pengurus DMI Bangka Belitung. Adapun Ketua DMI Bangka Belitung ajak para hadir makmurkan masjid. Menurutnya, begitu banyak masjid berukuran besar di kepulauan ini, namun tidak diimbangi dengan jumlah jama’ah yang shalat.
Statemen tersebut diamini oleh Rusydi Sulaiman, seraya mengingatkan agar umat Islam intensifkan kegiatan ibadah di masjid. Memakmurkan masjid adalah salah satu bentuk meneladani Rasulullah, tambahnya.

Dalam sejarah Islam di Pulau Bangka, sentra-sentra pendidikan Islam termasuk pondok pesantren dan juga masjid berawal dari sumber air yang identik dengan kekuatan magis tertentu yang kemudian menjadi pusat peradaban. Islamisasi di kepulauan ini menguat, dan kelembagaan masjid menjadi bukti walaupun tidak secepat islamisasi di Pulau Jawa, tegas Direktur Madania Center tersebut.
Sajadah fajar pagi tersebut dilanjutkan dengan sarapan bersama di teras masjid. Wassalam. (*)





