MADANIA CENTER — Ketika ditegaskan dalam QS.At-Taubah (9):36) istilah Arba’atun Hurum ( Empat Bulan Suci), maka salah satunya adalah Muharram, mengawali tahun Hijriyah. Tiga bulan lainnya adalah Rajab, Dzulqo’dah dan Dzulhijjah. Dianjurkan setiap manusia lakukan kebajikan di dalamnya, dan sebaliknya tidak boleh bersikap zhalim terhadap diri mereka sekalipun.

Begitu banyak peristiwa bersejarah, khususnya di hari ke sepuluh bulan pertama tersebut terkait pribadi-pribadi pilihan, seperti para nabi dan rasul. Sebagian umat Islam merakayakannya. Hari itu disebut ,” ‘Asyura.
Tak ketinggalan, pengurus Masjid Bai’atul Hasanah Bangka Tengah yang diketuai oleh Drs.H.Rubiantari, M.Pd. selenggarakan ‘Asyura (10 Muharram 1448H), bertepatan dengan Hari Kamis, 25 Juni 2026 M. Prof.Dr.Rusydi Sulaiman, M.Ag.,Guru Besar dalam Kepakaran Bidang Pengkajian Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung terjadwal memberi taushiyah di malam tersebut.

Muharram mengindikasikan awal tahun hijriyah, yaitu hijrah Nabi Muhammad dan para Sahabat ke Yatsrib. Hijrah berarti berpindah dan berjuang di jalan Allah dengan harta dan kekuatan jiwa, sebagaimana disebutkan dalam QS At-Taubah (9):20). Menurut Guru Besar tersebut yang juga Direktur Madania Center, bahwa Allah mengangkat derajat orang-orang yang berhijrah sebagaimana termuat dalam ayat tersebut.”A’zhamu Darojatan” (derajat yang lebih tinggi) di sisi Allah Swt.
Maka dari itu, hijrah tidak sekedar pindah tapi berubah signifikan, tambahnya. Hijrah harus dilakukan oleh orang-orang tertentu agar mereka kemudian lakukan pembaharuan dengan tahapan-tahapan kuat menuju sebuah supremasi. Dinamika itu penting untuk keberlangsungan kehidupan generasi dari waktu ke waktu.
Alhamdulillah kegiatan malam itu berjalan lancar walaupun jumlah jama’ah tidak sesuai harapan. Puluhan orang yang hadir pastinya miliki ketulusan. Mudah-mudahan kita senantiasa dalam lindungan Allah Swt. Wassalam. (*)





