Bersua Teman Lama di Sela Kegiatan Resmi, Rusydi Sulaiman: Mempertahankan Persahabatan itu Tidaklah Mudah

Bagikan

MADANIA CENTER — Teman adalah orang yang terasa dekat dengan kita, didekati atau mendekati. Namun demikian, pertemanan atau persahabatan tersebut tidaklah mudah dipertahankan, kecuali masing-masing lakukannya dengan penuh ketulusan.

Setelah berteman lama sesungguh-sungguhnya lalu berpisah, dipastikan sewaktu-waktu muncul rasa kangen antar teman. Dipilihlah teman yang paling akrab, penuh kenangan sebelumnya dan dalam satu frekuensi.

Alhamdulillah di sela enam hari kegiatan di Jawa Timur bersama Gustin, M.Pd., anggota peneliti, Rusydi Sulaiman . Ketua peneliti, sempat menemui teman-teman lamanya di Pondok Pesantren Nurul Jadid dahulu, tahun 90-an yang tersebar di beberapa kabupaten kemudian.

Teman senior yg pertama kali dihubungi adalah Ustadz Jufri, tinggal di Desa Brumbungan Lor Probolinggo. Ia teman sesama mengabdi sebagai guru di MA Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Pagi itu, Rabu, 10 Juni 2026 sebelum ke Sidogiri, Rusydi Sulaiman menghubunginya via hand-phone. Diluar dugaan, mantan guru senior perintahkan muridnya, Dr.Bayu untuk menjemput utk jadwal interview di Sidogiri, lalu diantar ke arah Probolinggo. Persahabatan memberi kemudahan tertentu bagi orang yang tulus berteman.

Teman lama yang ditemui adalah Hatim (Kakak kandung Prof.Dr.Halil Thahir) walaupun jauh, tapi terasa dekat. Ia tinggal di Desa Sumber Malang Besuki

Hatim dan Rusydi sudah akrab sejak kuliah selalu bersama, 1 Agustus 1987.

Itulah teman–saling ingat dan mengingatkan. Mudah-mudahan persahabatan berlanjut menuju peradaban yang lebih baik. Wassalam. (*)