MADANIA CENTER — Walaupun tidak begitu rutin hadir di kegiatan minggu padi waktu shubuh di masjid tertentu di kepulauan Bangka Belitung, sekali waktu Prof.Dr.Rusydi Sulaiman juga hadir dan bersilaturrahim dengan pengurus DMI ( Dewan Masjid Indonesia) Bangka Belitung dan masyarakat setempat.

Alhamdulillah pada hari ini, Ahad, 8 November 2026, Dewan Fajar DMI tersebut sempatkan hadir di kegiatan Sajadah Fajar yang bertempat di Masjid Al-Anshar di kampung Tuatunu Pangkalpinang. Cukup banyak jama’ah masjid yang diketuai Hamzah Suhaimi, salah satu tokoh masyarakat setempat.

Tidak sekedar hadir pagi itu, tapi guru besar tersebut didaulat berikan sambutan dan sedikit taushiyah untuk para jama’ah sebelum taushiyah inti. Waktu yang sempit akhirnya dimanfa’atkan agar juga bertambah familiar dengan masyarakat di kampung tersebut. Tuatunu adalah kampung tua yang memiliki muatan bermakna dalam konteks sejarah pembentukan kampung di Pulau Bangka. Penyebutan terma Tuatunu pun belum sepenuhnya diketahui masyarakat umum. Maka dari itu sangat strategis ketika pengurus DMI Bangka Belitung memutuskan masjid di kampung tersebut untuk ditempati kegiatan Sajadah Fajar.

Dalam taushiyah singkatnya, Rusydi Sulaiman yang juga Direktur Madania Center mengajak para jama’ah biasakan menulis. Tulisan dalam bentuk karya ilmiah tertentu merupakan amal jariyah bagi generasi berikutnya walaupun penulisnya sudah wafat, tambahnya.
Usai ceramah dan beberapa sambutan, pengurus DMI menguji kemampuan keagamaan beberapa anak yang ikut serta shalat berjama’ah. Mereka pun diberi sekedar uang jajan sebagai motivasi. Wassalam. (*)



