Madania Center Hadir dalam Peringatan Milad ke-4 Pondok Modern Khoirul Ummah Payung, Rusydi Sulaiman Apresiasi Kepedulian Pemerintah Daerah

Bagikan

MADANIA CENTER BABEL — Pesantren yang kemudian disebut pondok pesantren adalah lembaga pendidikan khas Nusantara (an indigeneous institution) sebagai sub-kultur sosial yang pembentukannya tak terlepas dari dukungan masyarakat selain idealisme tokoh agama atau ulama tertentu berikut perjuangan dan pengorbanan hidupnya bertahun- tahun. Maka dari itu, bila ada dukungan Pemerintah Daerah terhadap lembaga pendidikan  berkarakter tersebut sangatlah tepat.

Alhamdulillah pada hari ini, Sabtu, 21 Juni 2025, terlaksana peringatan Milad ke-4 Pondok Modern Khoirul Ummah Payung Bangka Selatan. Diwisuda 161 santri penghafal Al-Qur’an dan Hadits juga Kitab Kuning ( al-Kutub as-Salafiyah) dalam acara tersebut. Kehadiran penuh hingga akhir acara Bunda (Madam) Debby Vita Dewi, S.E., M.M. sebagai Wakil Bupati Bangka Selatan mengindikasikan bahwa begitu besar dukungan Pemerintah Daerah terhadap pesantren tersebut apalagi bunda atau madam tersebut sempatkan beri bisyarah kepada 11 santri penghafal Al-Qur’an.

Tak ketinggalan Rusydi Sulaiman, Direktur Madania Center & Guru Besar dalam Kepakaran Pengkajian Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung juga hadir dan menyertainya pengurus Madania Center, Endang Kusniati, M.A., dan Pebri Yanasari, M.A. berikut Ummi Quratul Faisah. Pastinya NGO’s berbasis pesantren dan madrasah tersebut sangat mendukung penguatan kelembagaan Pondok Pesantren Khoirul Ummah apapun bentuknya.

Dalam taushiyah di menjelang akhir acara tersebut, Rusydi Sulaiman mengurai sekitar proses islamisasi di Bangka Selatan, lebih spesifik Kecamatan Payung. Peran tokoh agama, ulama dan tokoh masyarakat kemudian belakangan dilanjutkan oleh ustadz M.Azizul Azmi beserta beberapa guru dengan mendirikan sebuah pondok pesantren di Langkap (Angkap) Seru Payung.

“Begitu besar perjuangan pihak pesantren sejak tahun 2021 hingga hari ini, maka sangat argumentatif bila lembaga tersebut mampu melahirkan banyak penghafal Al-Qur’an dan Hadits serta trampil baca kitab kuning. Dukungan masyarakat menyertainya, dan tak ketinggalan Pemerintah Daerah setempat. Kami pun mendukung,” tegas Direktur Madania Center tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap Pemerintah Daerah Bangka Selatan, Rusydi Sulaiman memberikan sebuah buku kepada Bunda (Madam) Debby Vita Dewi , Wakil Bupati sambil jalin komunikasi terkait program tertentu antara dua lembaga berikutnya. Pastinya madam sangat antusias. (*)